SURAU: Educational Engineering

Manapak Jajak, Menemukan Potensi Diri Sedini Mungkin

Melempar Jala

Posted by Zulfikri Anas on October 5, 2009

Tuapejat-2

Jala hanya mampu menangkap "ikan" yang "jinak" dan dekat dengan pusatnya (za-09)

Selama bertahun-tahun para pendidik melemparkan jala yang sangat besar hanya untuk berharap dalam “menangkap” sebanyak-banyaknya “ikan” (pembelajar). Sesungguhnya “ikan-ikan” itu tidak pernah bergerombol, dia berjalan di jalurnya masing-masing. Kalaupun kita bisa mendapatkan jala terbaik di dunia, tetapi jika kita menjala ikan di tempat yang salah, kita pasti tidak akan pulang ke rumah membawa ikan.

Otak tidak dirancang dengan “baik” untuk mengikuti instruksi formal, dalam kenyataanya juga, otak sama sekali tidak didesain untuk efisiensi atau ketertataan. Justeru otak berkembang paling baik melalui seleksi dan kemampuan bertahan hidup. Kekuatan yang terlatih dalam menyelesaikan persoalan-persoalan dalam kehidupan nyata akan mendorong pengayaan kemampuan bertahan hidup. Hal ini terjadi karena persoalan yang ada saat ini tidak dapat diselesaikan dengan tingkat pemikiran yang sama atau dengan perangkat yang sama dengan yang telah menciptakan semua permasalahan itu. Artinya setiap saat kita berhadapan dengan berbagai persoalan, dan ketika kita menghadapinya dan kemudian menemukan solusi yang terbaik, kita telah belajar dari sesuatu yang aktual dan kemampuan kita telah meningkat.

Mentawai-1

Hidup adalah misteri, dinamis dan menjadi sumber kekuatan tersembunyi, seperti yang diisyaratkan semburat warna yang ditimbulkan oleh efek sinar matahari pagi di pantai Tuapejat ini, detik demi detik warna ini akan berubah (za-09)

Demikian yang ditawarkan oleh pemikian tentang pembelajaran yang berbasis otak. Pembelajaran yang berbasis otak (brain based learning), mempertimbangkan apa yang menjadi sifat-sifat alami bagi otak dan bagaimana otak dipengaruhi oleh lingkungan. Betapa mulianya manusia diciptakan melalui pemebrian otak sebagai pengatur mekanisme kehidupan, Subhanallah!. Jangan sia-siakan dengan mengatasnamakan pendidikan yang bermutu karena jala hanya mampu menjaring ikan-ikan yang jinak yang berenang di sekitar pusat jala!. (insipred by Eric Jensen, Brain Based Learning). ZA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: